Bulan Februari kemarin, saya kembali melihat potongan komik Doraemon di akun twitter @DoraemonHariIni yang cukup familiar. Ya, bukan pertama kalinya saya melihat ekspresi ikhlas Nobisuke Nobi. Cuplikan kisah ini selalu mendapat engagement yang baik dari ratusan bahkan ribuan netizen di Twitter setiap tahun. Kisah karakter ayah Nobita itu, meski sangat sepele, seirama dengan cerita banyak pemuda, tak terkecuali saya.

Kepingan fiksi itu turut menumbuhkan benih keberanian di hati saya. Saya bergumam pada diri: saya harus ikhlas dan berani merelakan impian yang dulu.

Lima tahun yang lalu, saya pernah berambisi menjadi dosen. Saya mendapatkan nilai yang bagus dan cumlaude saat S1 dan S2. Saya memilih topik yang belum banyak diambil oleh rekan-rekan sebaya saya. Barangkali, saat itu keinginan saya terlalu muluk-muluk. Saya seolah tutup mata terhadap realita di lapangan dan seberapa besar peluang itu bisa saya peroleh.

Ketika melihat suami saya diterima sebagai dosen kontrak di salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Malang, saya tentu bahagia atas pencapaiannya. Tetapi, saya jadi bimbang dengan ambisi saya sendiri. Nyali saya ciut untuk meneruskan impian sebagai dosen setelah melihat scope of work dan pendapatannya. Ada guyonan bahwa dosen merupakan akronim dari kerjo sak dus, gaji sak sen. Atau jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi pekerjaan melimpah, gajinya hanya satu sen. Ini tentu pengibaratan bahwa gaji dosen tidak setimpal dengan apa yang mereka kerjakan. Kamu tentu tahu, kan, satu rupiah itu sama dengan 100 sen. Lha, kalau 1 sen? Hitung saja sendiri.

Saat itu, saya belum mau menyerah. Apalagi, Ayah saya sangat bernafsu melihat saya menjalani profesi sebagai dosen, kuliah lagi sampai S3, dan menjadi profesor. Bagi Ayah, itu hal yang mulia.

Saya mencoba menemui beberapa dosen pembimbing saya dan mencari celah agar minimal bisa menjadi asisten dosen terlebih dahulu. Peluang itu ternyata sempit, jalannya rumit untuk dilalui orang seperti saya yang tidak memiliki “orang dalam”. Kenyataan getir ini menjadi evaluasi untuk memikirkan ulang cita-cita saya. Apakah worth it, bekerja dengan job desk sebanyak itu dan meninggalkan anak di rumah.

Syukurlah saya bertemu dengan quote Nobisuke, yang bisa say goodbye dengan cita-citanya terdahulu. Saya rasa, saya pun bisa. Saya beruntung saya memiliki pilihan, kompetensi, serta ketertarikan pada bidang lainnya. Inilah jalan yang akhirnya saya pilih pada akhir 2017: bisa bekerja dan berkarya meski dari rumah saja. Saya pun memulai bisnis baru, kembali menyeriusi dunia blog, dan membuat buku. Sejauh ini, yang saya butuhkan hanya tiga: restu suami, konsistensi, dan laptop yang memadai.

Resolusi 2021 yang Sederhana,
Sehat dan Produktif Berkarya

Tuhan itu Maha Baik. Terkadang, Dia menghancurkan rencana kita, agar rencana itu tidak menghancurkan kita. – @sufithink

Semakin hari, saya semakin bersyukur karena gagal jadi dosen. Ayah saya mungkin kecewa. Tetapi, saya tidak ingin melihat beliau lebih kecewa lagi melihat saya berantakan. Saya menempuh perjalanan menuju diri saya sendiri selama empat tahun terakhir dan menyadari bahwa menjadi dosen bukanlah impian saya. Itu impian Ayah saya yang berusaha saya wujudkan. Bahkan, jika ditarik lebih jauh lagi, masuk ke Fakultas Hukum, juga bukan pilihan utama saya. Lagi-lagi, itu pilihan Ayah saya yang saya setujui. 

Sekarang, saya ingin menunjukkan pada orang tua bahwa saya bisa tetap produktif dan berkarya sembari mendidik kedua anak saya. Berbisnis adalah langkah awal saya untuk menunjukkan bahwa saya bisa, kok. Dulu, saya sempat menjalankan bisnis fashion hijab selama 5 tahun. Setelah saya tutup, saya memulai bisnis lainnya yakni persewaan bouncy castle. Produk ini terbilang baru di Kota Surabaya, tapi, peminatnya sudah cukup banyak. Saya mendapat klien pertama pasca dua pekan memasang iklan. Tiga bulan setelahnya, saya diajak kerjasama pada acara Mom and Baby Fair di Galaxy Mall Surabaya pada bulan Februari 2021 lalu. Calon klien pun berdatangan, bahkan ada yang dari luar kota. Kamu bisa menyaksikan keseruan anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang bermain di bouncy castle yang saya sewakan pada video di bawah ini.

Namun, sayang, pandemi merusak rencana saya. Lagi-lagi, saya harus mengambil celah dan memutar arah. Tidak apa-apa rencana saya rusak, saya akan memperbaikinya tahun depan, begitu pikir saya. Lantas, tahun 2020 lalu saya gunakan semaksimal mungkin untuk membuat konten di blog, media sosial, dan mengikuti lomba blog.

Hasilnya? Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Buah manis yang paling membuat saya terharu adalah saya bisa mengumrohkan Bapak Mertua melalui tulisan saya.

Melihat produktivitas dan kegigihan saya, suami saya pun memberi penawaran menggiurkan, “Kamu nggak mau ganti laptop?” Tujuan suami sangat mulia. Dia ingin saya lebih produktif dan cepat dalam membuat tulisan maupun konten. Dia sepertinya paham bahwa waktu adalah musuh terbesar sekaligus tantangan yang harus saya taklukkan. Mengurus rumah dengan dua anak balita, tentu bukan persoalan mudah. Saya kerap memotong jam tidur hanya untuk menuntaskan tulisan dan konten di Instagram dan YouTube.

Tahun ini, sepertinya saya akan menerima tawaran suami saya. Dengan syarat, laptopnya harus ASUS Zenbook Flip S UX371. Hmm…, ini ditawari kok malah ngelunjak, ya?! Hehehe. Secara ini laptop premium, harganya saja nyaris setara dengan motor matic di rumah kami!

Saya tipikal ibu-ibu yang perhitungan sekaligus intuitif. Kalau beli barang mahal, saya harus tahu betul produk tersebut bisa memberikan manfaat maksimal untuk saya dan sesuai kebutuhan. Menurut perhitungan dan insting saya, ASUS Zenbook Flip S UX371 dapat menunjang dua resolusi saya yang utama untuk tahun 2021: sehat lahir batin dan peningkatan produktivitas. Saya akan bercerita sedikit tentang resolusi saya dan apa saja yang sudah saya lakukan hingga bulan Maret 2021 ini, serta bagaimana ASUS Zenbook Flip S UX371 mampu membantu saya mewujudkannya.

Psst… baca sampai selesai, ya. Mungkin saja ASUS Zenbook Flip S UX371 juga bisa membantumu dalam mewujudkan resolusi 2021 mu!

Resolusi Pertama:
Sehat Lahir Batin

Awal tahun 2021 ini, saya kembali memutuskan untuk mengambil sesi konsultasi dengan psikolog. Selama empat tahun terakhir, saya berusaha untuk “menyehatkan diri sendiri” baik secara batin maupun lahir. Saya melakukan diet, mengatur pola makan, memperbanyak makan sayur dan buah agar lebih sehat. Saya juga memperbaiki kualitas ibadah, melatih pikiran saya dan melakukan diet of mind. Saya berusaha menyelamatkan diri saya dari pikiran-pikiran buruk saya sendiri.

Saya mendapatkan pencerahan pasca melakukan sesi konsultasi. Psikolog saya memberi rekomendasi agar saya memanfaatkan kekuatan pikiran dan analisa yang saya dengan melakukan pekerjaan yang saya sukai. Saya berusaha memenuhi anjuran beliau dengan tetap produktif berkarya. 

Resolusi Kedua: Konsisten Menciptakan Konten

Saya selalu ingin agar konten yang saya ciptakan berkualitas dan bermanfaat. Konten yang saya buat belum pernah viral. Namun, sudah cukup mendapat banyak atensi dari audience di berbagai platform media sosial yang saya miliki.

Ada satu hal baru yang telah saya lakukan pada tahun sebelumnya yakni menerbitkan buku antologi cerpen serta menulis buku non fiksi dan novel. Ini adalah salah satu impian masa kecil saya yang belum pernah saya wujudkan. Sebelumnya, saya pernah menerbitkan buku secara indie bersama suami. Tetapi, saya menilai kualitas buku itu jelek banget hehe. Tahun ini, saya akan berkolaborasi lagi dengan suami, insyaa Allah. Saya sedang membuat outline bukunya, nih. 

Saya juga membuat novel yang saya publikasi di platform online. Awalnya, saya mengikutkan karya saya untuk kompetisi, namun, saya belum berhasil. Tetapi, angka view dari pengunjung membuat saya cukup bahagia dan bersyukur bahwa saya mendapatkan respon yang baik.

Resolusi Ketiga: Momain Reborn

Saya berencana untuk mendapatkan vaksin pada bulan Agustus 2021. Itu rencana saya, semoga saja sejalan dengan rencana pemerintah. Bahkan untuk berjaga-jaga, saya sudah menyiapkan anggaran untuk vaksin mandiri jika ternyata giliran saya untuk menerima vaksin masih belum tampak hilalnya.

Keinginan saya ini ada tujuannya. Saya ingin segera memulai kembali bisnis Momain dan persewaan bouncy castle yang saya miliki. Saya berencana memulai kembali pada bulan Oktober 2021 dan dengan menambah jenis bouncy baru agar lebih variatif. 

Karena saya melakukan semua sendiri mulai dari marketing hingga dekorasi, saya tentu membutuhkan laptop yang cepat. Biar kalau nge-ads dan editing video bisa tak-tek-tak-tek.

Resolusi keempat:
The Result.

Dengan beberapa rencana sederhana saya di atas, saya harap saya mendapat hasil yang baik dan sesuai harapan pada akhir tahun. Pertama, saya bisa lebih sehat lahir batin. Kedua, saya mendapatkan peningkatan pada performa di media sosial. Ketiga, buku saya terbit. Dan keempat, saya mendapat klien baru dan berhasil menjalankan kembali bisnis saya.

Saya rasa, resolusi di atas mustahil untuk dilakukan tanpa laptop yang memadai. Seperti yang telah saya singgung di atas, saya sedang mengidam-idamkan ASUS Zenbook Flip S UX371 yang mewah dan cepat. Menariknya, ASUS Zenbook Flip S UX371 mampu menjawab semua resolusi saya pada tahun 2021 ini!

ASUS Zenbook Flip S UX371:
Laptop yang Menunjang Kerja Cerdas

Kalian tentu pernah mendengar perbedaan antara kerja cerdas dan kerja keras, bukan? Kerja keras, yang banyak dilakukan oleh generasi terdahulu, biasanya mengeluarkan lebih banyak tenaga, membutuhkan waktu yang lama agar pekerjaan bisa selesai, dan butuh fokus yang prima. Sementara, kerja cerdas membutuhkan lebih sedikit tenaga dan banyak kreatifitas. selain itu, kerja cerdas juga lebih cepat, karena kita memakai cara dan perangkat yang efisien. Gaya bekerjanya pun tidak monoton, melainkan lebih variatif.

Nah, ASUS Zenbook Flip S UX371 ini dapat membantu kita untuk bekerja lebih cerdas. Kata kuncinya adalah kreatif dan variatif. Lihat saja bagaimana ASUS Zenbook Flip S UX371 bisa “meliuk-liuk” dengan luwes. Itu baru tampak luarnya, ya. ASUS Zenbook Flip S UX371 ini menurut saya termasuk laptop kekinian. Komputer masa kini memiliki tampilan berbeda karena mereka memang berbeda. Dengan solid-state drive (SSD) dan teknologi terkini, Anda mendapatkan kecepatan, keamanan, ketahanan, dan desain yang cantik. Kami telah melakukan jajak pendapat, dan hasilnya, orang-orang lebih senang saat bepergian dengan PC modern.

PC modern juga dilengkapi dengan pena digital yang memiliki banyak manfaat. Sentuhan khas tercipta saat Anda membuat sketsa atau coretan pada dokumen dengan pena digital. Penelitian juga menemukan adanya peningkatan kinerja hingga 38% pada pelajar ketika mereka menggunakan pena digital untuk mengerjakan soal-soal sains. Tidak semua ide berupa kalimat, kini saatnya untuk tuangkan inspirasi segera dalam sketsa atau coretan pena digital di PC modern.

 Sekarang, mari kita intip jeroan laptop mewah dari ASUS ini.

Desain yang Mewah

Saya sudah beberapa kali melihat dan menggunakan laptop ASUS. kebetulan, suami saya juga pengguna setia ASUS. Biasanya, laptop ini tidak jauh dari warna-warna yang solid dan dengan logo yang berwarna silver. Namun, kali ini, logonya berwarna lebih bling-bling yakni berwarna merah tembaga. Warna merah ini menciptakan kesan mewah dan elegan. Sepertinya, itulah yang sedang banyak dilakukan oleh asus akhir-akhir ini, membuat desain laptop premium dan berkelas.

Portable dan Fleksibel

Saya selalu kepengin punya laptop yang bisa ditekuk-tekuk seperti ASUS Zenbook Flip S UX371. Oh, ralat. Ini sudah menjadi kebutuhan saya, sebab saya sering mengerjakan tulisan pada malam hari setelah anak saya tidur. Biasanya, saya akan berpindah ke ruangan kerja untuk menyalakan laptop. Kadang, baru juga ngetik beberapa kalimat, anak saya terbangun dan berteriak mencari saya. Mau tidak mau, saya harus kembali ke kamar dan meninggalkan laptop. Jika anak sudah cukup tenang, baru deh saya bisa kembali ke ruang kerja. Kalau lagi apes, anak kranku semalaman, ya sudah, saya nggak mengerjakan apa-apa sampai pagi. Hiks.

Jika saja saya mempunyai ASUS Zenbook Flip S UX371 ini, saya tentu bisa membuka laptop di kamar saya. Sambil senderan di kasur dan menunggui kedua anak saya yang sedang tidur. Selain bisa saya gunakan nyaris dalam berbagai kondisi, ASUS Zenbook Flip S UX371 ini juga sangat bisa saya bawa ketika bepergian. Sebab, dia sangat ringan, hanya 1.2 kg dan cukup tipis, yakni 13,9 mm. Sungguh laptop yang tidak akan menambah beban hidup kita~

Visual yang Memukau Sekaligus Lebih Sehat

Salah satu konten yang saya buat adalah video dan desain. Bukan desain yang ciamik banget, sih. Yah, pokoknya cukup untuk mendukung tulisan saya. Kalau kamu yang berkecimpung di bidang ini, pasti paham bahwa kekayaan visual pada gadget sangat penting untuk menentukan akurasi warna. Ujung-ujungnya, dapat meningkatkan user experience pada audience konten kita. 

Hal ini juga dijawab oleh ASUS Zenbook Flip S UX371. Pengalaman visual laptop dengan dengan layar sentuh NanoEdge ini semakin memukau berkat akurasi warna yang Tervalidasi PANTONE kelas pro. Apa arti dari Pantone Validated ini?

Saya sudah lama familiar dengan Pantone. Beberapa warnanya saya gunakan untuk mendesain konten akun jualan saya yang lama, juga saya gunakan dalam mengombinasikan warna-warna produk jilbab yang saya jual. Hasilnya, customer saya banyak yang puas dan repeat order. Mereka suka dengan Jilbab Square 2in1 yang warna-warnanya nggak norak dan elegan. Saya sangat terbantu dengan Pantone. 

Saat ini pun, saya masih mengikuti tren warna Pantone setiap tahunnya. Tahun ini, Pantone memakai warna Ultimate Gray dan Iluminating. Warna tahun ini, juga saya pakai pada desain worksheet for mom yang saya buat untuk blog parenting yang saya kelola di bawah ini.

Makin paham, kan, manfaat Pantone Validated pada ASUS Zenbook Flip S UX371? Kalau kamu desainer, tentu kamu akan sangat puas dengan akurasi warna ketika mendesain. Kalau pun kamu bukan seorang desainer, ketepatan warna ini pasti memanjakan kamu sebagai pengguna laptop kelas dewa ini.

Eh, saya belum selesai, lho. ASUS Zenbook Flip S UX371 juga sudah bersertifikat TÜV Rheinland. Sertifikat ini memastikan layar laptop ASUS lebih aman untuk mata karena ada jaminan Flicker Free dan Low Blue Light (radiasi gelombang biru yang rendah). Saya saja sekarang masih perlu memakai kacamata anti radiasi, lho. Kalau saya punya ASUS Zenbook Flip S UX371, saya jadi tidak perlu membayar lebih mahal untuk kacamata saya.

Laptop Terbaik untuk Desainer dan Penulis

Sebetulnya tidak hanya desainer dan penulis, semua profesi yang suka oret-oret membuat kerangka untuk pekerjaan dan proyeknya, pasti langsung menyukai ASUS Zenbook Flip S UX371. Pasalnya, ASUS tipe ini juga mendapat dukungan penuh untuk ASUS Pen dan Windows Ink. Dengan begini, kita pun akan lebih sigap dalam mengikat gagasan! Jujur saja, ASUS pen ini salah satu kelebihan yang membuat saya menobatkan laptop ini sebagai “pujaan hati” aktivitas saya. Saya belum pernah memiliki gadget dengan fitur pen. Sepertinya, akan sangat membantu kegiatan dan terlihat keren aja gitu hehe.

Performa Prima

Saya bukan tipikal ibu-ibu yang paham jeroan laptop. Patokan saya sederhana, ketika laptop sangat kompatibel untuk mendesain dan nge-game, sudah pasti laptop itu tahan banting. ASUS Zenbook Flip S UX371 membuktikannya dengan tenaga 11th Gen Intel Core dan verifikasi Intel Evo. Just FYI, Intel EVO adalah sebuah proses veritikasi sistem laptop yang mengacu pada pengalaman penggunaan konsumen. Dengan begini, kita pun semakin “dimengerti” oleh gadget yang telah mengantongi verifikasi Intel EVO. 

Salah satu manfaat dari Intel EVO ini adalah baterai yang tahan lama. Ooohhh… ini adalah bagian yang paling membuat saya terpana! Bukan hanya karena performanya yang bakal lebih jos, dengan daya tahan baterai yang lebih lama, kita jadi menghemat energi juga, kan. ASUS Zenbook Flip S UX371 ini dapat bertahan hingga 15 jam dan mampu nge-charge hingga 60% dalam waktu 49 menit saja. Kalau lagi kepepet dan sedang ada di perjalanan, kita juga nggak perlu bingung mencari colokan karena ASUS Zenbook Flip S UX371 sudah menyediakan pilihan nge-charge dengan USB-C standar seperti pada pesawat maupun power bank. Keren, kan?

Partner Terbaik untuk Meeting Online

Saya beberapa kali mengikuti rapat dan kelas online ketika anak saya sedang ramai menonton tv, bertengkar, berteriak, bahkan juga di cafe. Berisik? Tentu. Saya sih nggak papa, yang kasihan tuh suami saya kalau lagi fokus mengajar lalu mendengar teriakan anak. Alamaakkk…

Jika saja ada laptop ASUS Zenbook Flip S UX371 di rumah, saya tentu tidak akan khawatir dengan suara-suara lantang yang ada di rumah. Seri Zenbook Flip S ini memiliki AI Noise-Canceling Technology yang membantu mengisolasi kebisingan ketika kita sedang ada pertemuan daring. Ada fitur lainnya takni ClearVoice Mic di aplikasi MyASUS yang mampu menyaring kebisingan dan menormalkan semua suara individu dalam mode multi-presenter. Sementara fitur ClearVoice Speaker bisa “membisukan” semua suara ambien selain dari ucapan manusia. 

Laptop Cekatan, Aman, dan Serba Bisa

Ibu-ibu bekerja dari rumah seperti saya, butuh laptop yang cekatan. Laptop yang membuat saya tidak perlu kesulitan ketika mengetik dan menghemat waktu. ASUS Zenbook Flip S UX371 ini memiliki ASUS NumberPad 2.0 yang inovatif. Pada touchpadnya, ada fungsi ganda berupa keypad numerik LED backlit terintegrasi. Jadi, kalau mau mengetik dengan angka, jemari tidak perlu “melompat” agak jauh. Cukup sentuh-sentuh lembut aja itu touchpad-nya. Kamu bisa lihat pada foto di bawah ini, ya.

Pekerjaan kita juga akan semakin cepat selesai, efektif, dan tidak membuat jemari sakit berkat desain keyboard edge-to-edge pada ASUS Zenbook Flip S UX371. Seri Zenbook Flip S ini sudah dilengkapi ruang bagi seluruh baris tombol fungsi tambahan di sisi kanan letak. Menurut saya, ini lebih nyaman untuk jemari dan ketika kita butuh menekan tombol fungsi saat mendesain. Tombol fungsi ini juga bisa menjadi shortcut untuk mengcapture layar, mengunci webcam, hingga mengakses aplikasi MyASUS. Jadi, nggak perlu repot-repot buka menu.

Faktor lain yang tidak bisa saya acuhkan ketika memilih laptop adalah keamanan. Biasanya, laptop dilengkapi keamanan berupa kata sandi. Saya kira, itu sudah oke dan aman banget. Ternyata, ASUS Zenbook Flip S UX371 nggak segan-segan menambah keamanan dengan menghadirkan IR Camera yang dapat mengenali wajah dalam hitungan detik. Fitur ini bisa terwujud berkat kehadiran peran WIndows Hello pada Zenbook Flip S. Kecanggihan kamera ini tidak hanya bermanfaat untuk keamanan. ASUS sepertinya paham salah satu masalah ketika WFH, yakni kamera laptop yang burik dan membuat wajah kita mudah ngeblur dan pecah ketika rapat. IR Camera pada Zenbook Flip S sanggup memperjelas tampilan kita ketika sedang ada acara daring. Mantab!

Anti Ribet dengan MyASUS

Dulu, saya selalu melakukan transfer data dari henpon ke laptop menggunakan USB converter. Jadi, foto maupun dokumen pada smartphone saya pindahkan dulu ke flashdisk, baru deh, flashdisknya saya colokin ke laptop. Cara ini lebih mudah dan cepat ketimbang memakai koneksi bluetooth atau memasang smartphone ke laptop.

Namun, tetap saja, kelemahannya sangat kentara: ribet dan memakan waktu. Pernah suatu hari, saya mengcopy foto yang cukup besar sizenya, sekitar 10 MB. Saya kira beberapa detik saja sudah bisa selesai, apalagi notifikasi transfer file sudah hilang. Begitu saya buka di laptop, filenya rusak! Ternyata, saya kudu menunggu agak lama agar file betul-betul tersalin dengan sempurna. 

Keribetan ini tak akan kamu temukan jika kamu menggunakan ASUS Zenbook Flip S UX371 dan memilih smartphone ASUS. Sebab, laptop canggih ini memungkinkan kamu untuk mentransfer file lebih cepat. Kabar gembiranya, bukan hanya akses file saja, kita bisa melakukan URL transfer yang mempermudah kita mengakses halaman web yang kita buka pada laptop akan langsung dikirim dan terbuka secara otomatis di smartphone

Apa cuma itu? Nope. Kamu pun bisa melakukan panggilan telepon, remote file access, screen mirroring, dan screen extender yang mempermudah saat presentasi kerjaan. Wuah, sudah tergambar yaa seberapa besar kemampuan ASUS Zenbook Flip S UX371 dalam menunjang produktifitas dan membantu kita mewujudkan resolusi 2021 kita!

Seimbangkan Hidup, Jangan Kerja Mulu

Ada baiknya kita memberi waktu istirahat pada tubuh dan tidak memaksakan untuk terus bekerja memenuhi resolusi, impian, dan ambisi kita. Kalau sedang butuh istirahat, tinggal rebahan dan pilih film favorit. Tarik selimut, lipat laptop, pasang headphones, dan nikmati tontonan pilihan kita. 

Pengalaman menonton dan mendengarkan audio akan semakin seru dengan kemampuan spesialis audio Harman Kardon pada laptop ASUS. Harman Kardon Certified ini mampu menghasilkan volume maksimum dengan distorsi minimum untuk suara yang jernih dan bertenaga. Serasa lagi di bioskop gituu… fitur ini juga tentu bermanfaat untuk teman-teman content creator yang hobi editing video dan membuat podcast.

Dear ASUS Zenbook Flip S UX371,
Maukah Kamu Menjadi Bagian dari
Resolusi 2021-ku?

Banyak ahli yang memprediksi keadaan perekonomian akan berangsur normal. Saya tentu berharap demikian. Saya pun ingin mengambil peran dan memanfaatkan peluang dengan mewujudkan resolusi 2021 yang telah saya rancang. Saya ingin lebih sehat, me time tanpa gangguan anak-anak, bisa membuat konten lebih efektif dan cepat, mengatur strategi pemasaran untuk bisnis yang sedang saya jalankan, dan membumikan gagasan melalui tulisan.

Saya tahu, ada satu laptop yang tepat yang dapat menjadi kendaraan untuk resolusi 2021 saya, yakni ASUS Zenbook Flip S UX371. Kemampuannya susah saya tolak, kelebihannya tidak ada yang mubadzir, semua sangat menunjang pekerjaan, hiburan, dan meminimalisir efek buruk penggunaan laptop untuk tubuh. 

Maka dari itu, dear ASUS Zenbook Flip S UX371, maukah kamu menjadi bagian penting dari resolusi 2021-ku? 

Barangkali ada teman-teman yang juga kepincut sama ASUS Zenbook Flip S UX371. Mungkin ada pembaca tulisan saya yang merasa laptop inilah soulmate aktivitas dan pekerjaan kita. Apakah ada dari teman-teman sekalian yang memiliki resolusi yang mirip dengan saya? Ataukah ada Bunda yang juga mengidam-idamkan laptop yang cekatan dan mewah? Coba cerita di kolom komentar, yuk.

Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS ZenBook Flip S (UX371) Blog Writing Competition bersama deddyhuang.com.

44 tanggapan pada “Menjalani Resolusi Baru Bersama ASUS Zenbook Flip S UX371”

  1. Tuhan itu Maha Baik. Terkadang, Dia menghancurkan rencana kita, agar rencana itu tidak menghancurkan kita. – @sufithink

    Quote-nya hakdesshh bin mantuull ya Mbaaa.
    Aku ikut meng-aamiiin-kan semua doa baik mba Nabila.
    InsyaALLAH, hal2 baik akan terwujud tahun ini yaa

  2. Ya ampun keren banget laptopnya bisa sampai ditekuk-tekuk sampai lentur gitu yaah
    Aku juga jadi ingin memilikinya, kayaknya betah banget aku kalo marathon drama korea pake Asus Zenbook Flip ini deh

  3. Semoga terwujud semua resolusinya ya mbaa.. apalagi kalo udah ditunjang sama perangkat yang memadai seperti zenbook flip s. produktivitas auto meningkat, resolusi bisa tercapai semua deh. Amiiinnn..

  4. Saya nyaris gak pernah bikin resolusi. Tetapi, di 2021 ini harapan terbesar saya memang ingin terus sehat lahir batin. Pandemi bikin rentan sakit. Makanya pengennya bisa sehat terus

  5. Hahhaaa, minta leptopnya nawar yaa, abis keren atulah panampakannya asus Zenbook flip s ini, makin simple aja. Semoga terwujud, biar bisa makin produktif dan berkarya terus dengan ngonten.

  6. Udah sering juga Gonta ganti impian, mencoba banyak cara, kadang merasa kesal ketika baru aja dimulai, udah harus berakhir karena pandemi, tapi yang penting semangat terus ya.

    Btw tulisan ini mengingatkan saya akan laptop Asus saya yang masuk UGD saking rusak parah

    Pengen deh punya laptop Asus kayak gini.
    Bermanfaat banget buat mamak-mamak blogger ya 🙂

  7. ASUS memang paket lengkap buat menunjang hidup ya. Ya buat kerja, ya buat hiburan. Apalagi buat konten kreator, pas banget deh. Huhuhu jadi kepengen ganti laptop jadul dengan laptop ASUS yang satu ini. 😀

  8. Berpelukaaaaaan…. Mirip mirip denganku, cita citaku juga pengen jadi pengajar mbak. Kalau di kantorku (badan diklat) sebutannya widyaiswara, tapi sepertinya kudu mundur teratur juga…. 😀 seiring pilihan untuk kerja dari rumah aja. semangaaaatttt!!!!

  9. Aku udah lama merelakan mimpi. Lebih tepatnya sadar diri. Dan akhirnya ketemu mimpi baru atau mimpi lama tapi baru tahu itu sebuah impian. Seperti nulis, rasanya memang butuh alat tulis yang oke kaya ZenBook Flip S ini

  10. Kadang saya berpikir kalo mau serius ngeblog dan usaha emang lebih baik melepaskan kerja kantoran yg sekarang. Karena biar fokus.

    Apalagi kalo didukung sama keluarga yang lain ya. Sama didukung dengan alat yang mumpuni seperti laptop ASUS Zenbook Flip S UX371. Melakukannya jd lebih semangat ya

  11. Saya juga pernah bercita-cita menjadi dosen, ambil S2 tapi ternyata memang tidak mudah, harus ada kenalan orang dalam, tapi alhamdulillah distukuri sekarang bisa lebih fokus membersamai anak-anak, laptop Azuz Zenbook flip s ux371 emang bikin mupeng yah, keren banget, moga jadi bagian kreativitas mba Nabila yah, makin kece blognya

  12. Unik sekali cara Allah mewujudkan impian masing-masing orang.
    Aku yakin sekali, mimpi yang sekarang, pasti karena mimpi yang dulu terus dikayuh dan ternyata wujudnya adalah yang kini diperoleh.
    Barakallahu fiik, kak Nabila.

    ASUS Zenbook Flip S UX371 fantastis banget yaa..
    Dari segi durabilitas dan spek. Semuanya perfect.

  13. Masya Allah , Mbak Nabilla … saya tuh terpesona dengan konten dan penyajian tulisan di blog ini. Calon juara nih. Semoga resolusinya tercapai semua, ya.

  14. Ku juga nih mba segala hasrat ingin ini itu nya jadi kalah berat sama anak,termasuk cita-cita. Tapi Alhamdulillah tetap happy, dan setuju resolusi utama di masa sekarang ini ya sehat wal afiat. Sehat selalu mba dan keluarga

  15. Asus Zenbook Flip S UX371 idaman para blogger ya mbak
    ringan,jadi nggak berat klo dibawa kemana mana, pas lagi berburu konten misalnya
    bisa langsung eksekusi jadinya
    speknya juga sangat mumpuni

  16. Pingback: Temukan Namamu Di sini! Daftar Peserta ASUS ZenBook Flip S (UX371) Blog Writing Competition - Peregrination

  17. Kalau mau jadi dosen lebih baik dosen universitas LN aja mbak, lebih dihargai dari segi finansial hehe sedih jadi dosen di tanah air mah. Btw saya juga mau kalau dikasih laptop baru macam zenbook model baru ini, makin semangat nulis yaa

  18. Laptop memang sudah menjadi salah satu kebutuhan utama di zaman digital. Apalagi saya memiliki 2 anak remaja yang juga butuh laptop. Seringkali pemakaian udah gak bisa bergantian. Makanya, saya suka cari-cari juga nih laptop yang recommended buat dipakai

  19. Salah satu cita-citaku dulu juga jadi dosen, Mbak. Tapi sampe sekarang belum lanjut S2, sibuk cari cuan. Wkwkwk… But I am happy with my life.

    Semoga resolusinya tercapai ya, Mbak. Semoga segera bisa nekuk-nekuk laptop impian, hehe… Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *