pengalaman-naik-qatar-airways

Pengalaman Terbang Perdana dengan Qatar Airways 

Perjalanan ke Turki ini merupakan perjalanan yang menempuh waktu terbang terlama kedua, setelah sebelumnya aku pernah terbang menggunakan KLM ke Jerman (thanks to FH UB atas kesempatannya!). 

Dan kali ini, saya mendapat kesempatan terbang naik Qatar Airways bersama Cheria Travel. Masya Allah.. sungguh bersyukur. Apalagi Qatar merupakan maskapai terbaik di dunia versi Skytrax!

Kelas Ekonomi Qatar Masih Terasa Nyaman!

Saya ikut tur rombongan. Hampir semuanya berlibur bareng keluarga kecuali 3 orang: saya, Pak Jaksa Burhan, dan Pak Sobari selaku Tour Leader dari Cheria Travel. Jadilah kami bertiga sering kemana-mana bareng. Di pesawat pun, kami juga sering duduk bertiga. Saya kedapatan tempat di pinggir jendela. Senang, sih, tapi saya jadi agak susah pumping hehe. 

Nah, kebetulan waktu berangkat, kondisi pesawat cukup lengang. Banyak bangku kosong. Akhirnya beberapa orang pindah ke bangku tanpa penghuni tersebut untuk bisa selonjoran dan bebas nonton film.

Menurut saya meskipun di kelas ekonomi, kursi masih cukup nyaman. Kecuali untuk orang yang (maaf) agak plus size mungkin baiknya perlu upgrade ke kelas bisnis kalau ingin mengutamakan kenyamanan. Jarak antar bangku juga tidak sempit. Saya masih bisa menaruh satu tas dan bantal dan masih bisa leluasa mengambil apapun yang ada di kaki saya.

Penuh Hiburan, Awak Kabin Ramah, Makanan pun Enak!

Saya yang sudah lama nggak naik pesawat agak kagok menggunakan headphone dan memakai fasilitas hiburan yang terdapat di layar di balik kursi. Ternyata cukup banyak film yang update dan lagu-lagu. Ada pula games yang dapat dimainkan anak-anak.

(Tampilan layar di pesawat Qatar Airways)

Tersedia juga informasi penerbangan dengan cukup jelas. Jadi kita tahu sedang berada di mana dan pukul berapa. Ini mirip di KLM dulu sih, cuma kayaknya bagusan yang di Qatar. Mungkin beda tahun ya.. jadi teknologinya sudah berkembang. 

Awak kabin ramah dan mau menjelaskan dengan baik tentang menu yang akan kami makan. Makanannya? Yaa Allah.. asli enak-enak vanget. Mereka juga memberi selimut, bantal, dan kit lainnya seperti sumpelan telinga, sikat gigi, penutup mata, dll. Mereka juga sangat perhatian, memberi pelanggan aksesoris untuk persiapan musim dingin seperti kaos kaki dan kaos tangan. 

Saya pikir, biaya untuk liburan ke Turki sekitar 22-27 juta dengan durasi 9 hari dengan keliling ke 6 kota menggunakan Qatar terbilang murah. Saya sempat berbincang dengan Pak Sobari dan memang mereka bekerjasama dengan Qatar untuk menyokong bisnis travelnya. Pasti harganya di cut banget yaa..

(Makanan pertama saya di Qatar Airways!)

Pumping di dalam Pesawat Qatar Airways

Untuk ibu menyusui yang akan pumping di pesawat, kalau nggak memungkinkan untuk pumping di kursi kalian bisa ke kamar mandi saja. Fyi, pumping di pesawat nggak akan bising dan mengganggu orang lain, kok, apabila kamu memakai alat pompa yang minim suara. Mereka juga nggak akan melarang kamu membawa alat-alat tersebut ke pesawat.

Toiletnya juga komplit yak, ada tatakan untuk ganti diapers bayi, sabun cuci tangan, hand sanitizer, dan bahkan parum!

Apabila kamu ke Turki, besar kemungkinan bakalan transit di Doha, mabesnya Qatar. Airportnya bener-bener “wah”. Pegawainya ramah, kamar mandi bersih, mushola bersih. Sangat menyenangkan! Worth the value!

sumber gambar utama: Photo by Nils Nedel on Unsplash

gambar yang lain merupakan milik pribadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *