Lompat ke konten

Internet Cepat Membuat Saya Menguasai Berbagai Skill Secara Autodidak

internet cepat

Beberapa waktu lalu, saya iseng memakai fitur anonymous question melalui aplikasi NGL di Instagram. Aplikasi itu memungkinkan followers atau siapapun mengirim pertanyaan melalui pihak ketiga untuk kita secara anonim. Salah satu pertanyaan yang sangat menggelitik berbunyi seperti ini:

“Mbak, pernah nggak sih merasa bersalah dapat beasiswa dari negara, tetapi kerjanya nggak sesuai jurusan saat kuliah atau malah ends up jadi IRT aja?

Pertanyaan ini menarik buat saya. Soal menjadi IRT-nya nggak saya bahas, ya. Saya ingin berbagi tentang cara saya menghadapi lika-liku kehidupan dan pada akhirnya saya bekerja pada bidang yang tidak sesuai jurusan. Apakah ini sesuatu yang keliru? Tergantung dari mana kita melihatnya.

Saya lebih menyukai melihat dari sisi peluang yang semakin lebar. Ketika kita mampu bekerja dengan skill lain, tentu menunjukkan kecakapan kita beradaptasi dalam hidup. Selain itu, zaman juga terus berkembang dan mengisyaratkan kita untuk memiliki multi-skill

Anyway, saya adalah seorang sarjana hukum. Saat ini, saya bekerja sebagai blogger dan pengusaha. Saya masih bekerja di bidang hukum, hanya saja tidak menjadi pekerjaan utama. Saya merasa sejumlah kemampuan seperti menulis, desain, editing video, editing foto, dan digital marketing adalah beberapa hal yang saya syukuri telah saya pelajari jauh-jauh hari sebelum sekarang. Hampir seluruh skill ini saya kuasai secara autodidak dengan bantuan internet cepat. Sisanya, saya memperdalam dengan mengikuti kursus online.

Pada postingan ini, saya berbagi tips untuk menguasai multi-skill. Selain itu, saya juga akan berbagi pengalaman saya menggunakan internet cepat dari Telkom Group sejak kecil.

Kiat Menguasai Berbagai Skill Secara Autodidak

Kalau kita ingin belajar secara autodidak atau mendapat keahlian dengan cara belajar sendiri, kuncinya cuma dua: telaten dan konsisten. Belajar secara autodidak membutuhkan waktu yang lebih untuk trial and error dan mempelajari banyak hal dalam skill yang ingin kita kuasai. Akan tetapi, enaknya, biaya belajar secara autodidak ini bisa sangat murah. Modalnya cuma internet cepat dan sejumlah aplikasi untuk belajar saja!

Berikut adalah beberapa tips yang bisa saya bagikan berdasarkan pengalaman saya menguasai berbagai skill. Kiat ini mungkin ada yang sudah kamu aplikasikan, serta ada pula yang belum. Nanti boleh, ya, kalau mau diskusi di kolom komentar.

1. Mulailah Sedini Mungkin

Lebih awal, lebih baik. Apabila kita ingin mempelajari keahlian baru, janganlah kita tunda-tunda. Semakin kita menunda, semakin lama waktu yang kita perlukan untuk menguasai. Beberapa keahlian juga membutuhkan jam terbang yang cukup untuk bisa kita pahami dan aplikasikan dengan baik.

Sebagai contoh, saya memulai belajar komputer pertama kali pada saat sekolah dasar. SD saya memfasilitasi komputer, namun sangat terbatas. Maklum saat itu memang komputer masih menjadi barang yang sangat mewah dan tidak semua sekolah memiliki. Di rumah, ayah saya memiliki komputer karena tuntutan pekerjaan sebagai wartawan.

Melalui komputer inilah saya mulai berani utek-utek. Begitu saya masuk SMP, orang tua saya mulai langganan internet rumahan. Provider yang kami gunakan tentu saja dari Telkom. Saya lupa saat itu sudah ada nama IndiHome atau belum, saya nggak titen karena masih SD. Hehehe. Berkat internet, saya jadi bisa mempelajari keahlian lain seperti Adobe Photoshop, Corel Draw, dan editing video selama masa SMP dan SMA.

2. Mulai Dari yang Kita Sukai

Mengerjakan sesuatu sesuai hobby atau aktivitas yang kita gemari, biasanya akan memudahkan kita untuk mempelajarinya. Kalau suka menari, coba saja mencari dance tutorial di YouTube. Kalau suka desain, banyak juga tutorial di YouTube yang bisa kita gali. Misalnya kita ingin materi yang lebih daging, kita bisa mengikuti sejumlah kursus yang tersedia pada aplikasi belajar online.

Saya sendiri belajar menulis karena saya suka menulis sejak kecil. Saya memulai blog pertama sekitar tahun 2005 atau saat SMP. Kala itu, blog memang sedang booming dan kerap menjadi semacam diary online. Sementara untuk skill lainnya seperti desain, saya pelajari dengan otodidak melalui trial and error. Kebetulan kala itu tren fashion emo dan punk cukup nge-trend. Saya pun menjadi salah satu yang menggemari tren ini! Hehehe. Kadang saya ngakak sendiri kalau ingat kegemaran saya editing foto agar jadi agak emo.

internet cepat indihome
Berbagai aktivitas digital berkat belajar secara autodidak dengan internet cepat.

3. Perbanyak Riset

Saat ini kita cukup beruntung karena internet cepat sudah dapat kita temui dengan mudah dan murah! Sehingga, sebaiknya fasilitas ini kita manfaatkan sebaik mungkin. Salah satunya adalah pantang menyerah dalam melakukan riset. 

Ketika memulai bisnis persewaan white bouncy castle, saya perlu riset berhari-hari, baik riset produk maupun konsumen. Saya menjajal berbagai kata kunci untuk mengetahui market yang saya target dan produk yang ingin saya sewakan. Sebab, investasinya tidak sedikit, oleh karena itu saya merasa harus bisa totalitas dalam mengenal seluk-beluk bisnis. Syukurlah kala itu saya memakai IndiHome di rumah ibu saya dan internet cepat yang disediakan oleh IndiHome sangat membantu saya untuk berselancar di dunia maya.

4. Ikuti Tokoh yang Ahli Pada Bidang Tertentu

Dalam proses belajar menguasai keahlian tertentu, pastikan kamu belajar melalui orang-orang yang ahli pada bidang tersebut. Kita bisa searching dulu, membaca portofolio tokoh tersebut, hingga mengikuti kelas-kelas yang beliau adakan jika ada.

Dalam meningkatkan keahlian menulis, saya juga menginvestasikan waktu dan uang untuk mengikuti sejumlah kursus online dari tokoh favorit saya. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada kendala berarti karena proses kursus lancar, tidak ngadat, berkat adanya internet cepat. Saya pun bisa segera mengaplikasikan materi pada blog dan tulisan saya yang lain.

Pentingnya Internet Cepat untuk Proses Belajar Secara Autodidak

Kalau ada pihak yang paling berjasa dalam proses belajar autodidak, saya rasa provider internet rumahan yang saya gunakan adalah jawabannya. Sejak saya masih SMP, orang tua saya sudah menggunakan internet rumahan dari Telkom Group.

Jauh sebelum itu, ketika internet rumahan belum lumrah digunakan, ayah saya memakai internet melalui kabel telepon yang mana bisa sangat mahal! Hahaha. Akibatnya ayah saya selalu cepat-cepat ketika lagi browsing. Begitu kami sudah memakai internet rumahan, saya jadi lebih bebas pakai komputer sepulang sekolah untuk menulis blog dan biasanya Googling lirik lagu favorit saya! Hihi. Oh, ya, saya pun belajar Bahasa Inggris juga dari internet, lho!

Zaman sekarang ketika akses internet sudah cukup merata, mudah, dan murah, kita jadi sering terlena dan mudah terdistraksi. Sebaiknya, berbagai distraksi di internet ini kita hindari agar kita bisa memperoleh kebaikan internet se-optimal mungkin. 

pengguna internet 2022
Jumlah populasi, pengguna mobile phone, pengguna internet, dan pengguna aktif media sosial mengalami peningkatan setiap tahun (sumber: Hootsuite)

Fyi, pengguna internet di dunia itu selalu meningkat setiap tahunnya. Per Januari 2022 saja, sudah ada 4,95 Miliar pengguna internet di dunia atau sebanyak 62.% penduduk global. Peningkatan setiap tahunnya sekitar 4%. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak orang di dunia yang melek digital dan sudah siap memanfaatkan kebaikan di internet semaksimal mungkin. Bagaimanapun juga, internet selalu punya dua sisi yakni baik dan buruk. Tinggal sisi mana yang mau kita pilih dan gali.

Orang Indonesia pun sudah sangat piawai dalam menggunakan internet. Bisa saya katakan cukup intens dalam mengakses internet, baik melalui PC maupun smartphone. Menurut riset Hootsuite, rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu 8 jam 36 menit untuk menggunakan internet. 

internet cepat
Lama penggunaan internet sehari-hari. Data pengguna rata-rata di Indonesia di atas rata-rata dunia (sumber: Hootsuite).
internet cepat indihome
Tujuan pengguna memakai internet (website dan aplikasi) per Januari 2022 (sumber: Hootsuite).

Tujuan orang menggunakan internet pun beragam. Mulai dari keperluan chat saja, bisnis, media sosial, belanja, hingga untuk mempelajari skill baru. Saran saya, manfaatkanlah internet dengan bijak. Ada jutaan kebaikan internet yang dapat kita serap. Mengapa membuang waktu dan uang untuk mengambil yang buruk jika kita bisa belajar sesuatu yang baru melalui internet dan menghasilkan rezeki yang berkah?

Rekomendasi Internet Provider dari IndiHome

Apabila masih ada pembaca blog saya yang kesulitan mengakses internet cepat untuk sehari-hari, saya bisa memberi rekomendasi. Adalah IndiHome, provider internet cepat dari Telkom Group yang sudah memiliki jaringan terluas dan terbanyak di Indonesia. Sebagai pengguna internet dari Telkom Group sejak kecil, saya sangat merasakan pengaruh dan kontribusi Telkom Group dan IndiHome untuk keseharian saya. Mulai dari keperluan untuk mengasah kemampuan baru sampai untuk hiburan.

Kebetulan, tahun ini Telkom berusia 57 tahun. Selama 57 tahun ini, Telkom Group sudah memberi kontribusi yang melimpah untuk perkembangan serta pertumbuhan internet di Indonesia. Tak hanya mengenai statistik, tetapi, secara tidak langsung Telkom Group dan IndiHome juga sangat berjasa pada segala aktivitas digital kita.

Saat ini, sudah sebanyak 87% pengguna fixed broadband yang memakai IndiHome. Pada bulan Maret 2022, IndiHome mencatat pelanggannya ada sebanyak 8,7 juta yang mana menurut saya angka tersebut cukup besar dan menjadi yang tertinggi di Indonesia untuk penyedia internet provider. Sebaran jaringan dan layanan IndiHome juga sangat merata, sudah tersebar di 496 Kabupaten/Kota. Rupanya, selama 57 tahun Telkom Group dan IndiHome sudah bekerja sangat keras dan optimal demi kenyamanan kita dalam menggunakan internet.

Sebagaimana lembaga yang sedang berulang tahun, promo-promo mengalir deras, gais! Program promosi menarik yang dapat kita peroleh bernama paket Special Program Loyalty HUT Telkom Indonesia. Peruntukan program ini adalah kepada pelanggan setia IndiHome. Benefitnya pun beragam mulai dari bebas akses ke berbagai paket channel, diskon poin myIndiHome, voucher bayar tagihan, hingga cashback yang melimpah.

Mumpung Juli belum berakhir, promosi ini harus kita manfaatkan dengan baik! Salah satu yang menurut saya menarik adalah cashback 57% jika berlangganan mitra over the top (OTT) seperti Disney+ Hotstar, Vidio, dan Catchplay+. Kita tinggal daftar untuk berlangganan IndiHome melalui website resmi. 

Untuk pengguna LinkAja, kita pun bisa mendapat cashback senilai Rp 57.000 saldo apabila kita melakukan upgrade kecepatan internet. Promo cashback ini tidak terbatas pada pembelian melalui website saja, tetapi juga melalui marketplace seperti Tokopedia, Shopee, Blibli, dan Bukalapak. Ini membuat kita berkesempatan mendapatkan extra voucher, karena di marketplace kesayangan biasanya ada voucher-voucher tambahan juga, kan!

Penutup

Hingga saat ini, saya masih mengoptimalkan kebaikan internet untuk kehidupan saya sehari-hari. Utamanya, saya menggunakan internet untuk menambah kemampuan. Sebab, sekarang ini tuntutan pekerjaan kian tinggi dan biaya hidup juga meroket. Salah satu upaya yang bisa kita lakukan adalah menambah skill agar kita bisa beradaptasi di era global ini.

Begitulah cerita saya tentang belajar berbagai skill secara autodidak. Thanks to IndiHome, internet provider yang telah saya gunakan sejak remaja yang banyak membantu saya mewujudkan impian. 

Apakah kamu juga memiliki kisah serupa? Atau ada tips lain dalam belajar secara autodidak? Boleh berbagai di kolom komentar, yuk!

Boleh di publish setelah diperbaiki

Referensi:

Hootsuite Survey

Canva

​​

18 tanggapan pada “Internet Cepat Membuat Saya Menguasai Berbagai Skill Secara Autodidak”

  1. Belajar sesuatu secara otodidak memang memerlukan waktu yang panjang, Mbak. Itulah yang saya alami dalam proses menulis saya. kuncinya harus tekun. sabar, dan terus semangat.
    Dan sekarang proses itu jauh lebih dimudahkan dengan hadirnya internet. Dulu, untuk mempelajari cerita-cerita dari suatu media atau penerbit, saya harus nongkrong seharian di perpustakaan, lanjut ke toko buku. Kalau kurang, harus membeli juga. Alhamdulillah sekarang lebih mudah. Makanya semakin semangat dalam proses walau otodidak. Dan benar, mulai dari hobi, akrena proses itu akan jauh lebih menyenangkan.

  2. Aku baru tau soal aplikasi NGL. menurutku enggak ada ilmu yang percuma dan tiap kejadian pasti ada tujuannya bikin kita jadi lebih baik. Syukurlah dirimu bisa memaknainya dengan baik, ya.

  3. Sekarang tidak susah untuk mengembangkan soft skill, semuanya ada di Internet dan tinggal dipilah pilih aja mana yang sesuai. Selama internetnya lancar, kita bisa mengikutinya dan belajar dengan mudah. Saya juga melakukannya

  4. Perlu dibahas spesifik nih mbak riset produk yang mba Nab lakukan sampai akhirnya memutuskan satu produk. Misalnya nih, saya mau buka bisnis hijab, kalo cari di internet kan banyak banget saingannya ya. Terus pas mbak riset bouncy itu apakah nggak banyak saingan? Kalo banyak biasanya strategi apa yg dilakukan? Bener2 ilmu wirausaha bgt nih

  5. Sepakat Mbak. Saya kalau tidak ada internet mana bisa belajar ngeblog sampai sekarang? Secara saya jadi TKW dulu di Taiwan, Alhamdulillah di sana internet sudah lebih dahulu ada dan gadget pun sudah memadai. Kalau saya diam saja gak autodidak belajar juga, mana bisa nambah ilmu dan keterampilan?

  6. Sama mbak, saya juga jadi banyak belajar otodidak berkat IndiHome. Maklum soalnya sehari-hari di rumah saja. Jadi apa -apa ya belajar lewat dunia maya. Mulai dari ngeblog, memasak, mengedit video dan lainnya.

  7. Belajar otodidak bisa dilakukan siapa saja, yang penting tekun dan terus dilakukan, apalagi dengan dukungan IndiHome yang bikin belajar bersemangat tanpa batas

  8. Toss aah aku juga kuliah pertanian eeeh sebelum lulus sampai lulus kerjanya di IT?.
    Begitu hamil mrmilih jadi Ibu rumah tangga, hidup adalah pilihan yakss…

    Dengan adanya internet masuk rumah memudahkan siapa.saja untuk belajar apa aja secara mandiri, yg penting telaten dan konsisten.

  9. Aku sepakat sih, kalau belajar otodidak itu mungkin bgt dilakukan. Apalagi di zaman sekarang itu banyak bgt platform yg menyediakan kursus online jd emang kecepatan internet bakalan mendukung kita buat bisa menggembangkan skill kita

  10. Ikut terharuu sama perjalanannya mba, aku pun juga salah satu yang ngga menyesal karena pekerjaan saat ini ngga sesuai dengan apa yang aku pelajari saat kuliah hahaa, tapi alhamdulillah semua ilmu itu kepake kok yaa. Belajar otodidak dari internet pun skrg jadi gampang asal niat dan konsisten ajaaa, untung ada internet yaa

  11. Belajar otodidak makin lebih mudah lagi yaa Mbak. Berbeda dengan beberapa tahun yang lalu, yang belajarnya melalui buku, kalau bingung pasti mentok.
    Nah, sekarang kemajuan Internet sangat pesat dan IndiHome membuat segalanya makin cepat.
    Belajar otodidak dapat langsung ke pakarnya melalui channel mereka masing-masing.

  12. Dengan adanya internet, sekarang mau belajar apa saja bisa ya Mbak? Banyak ilmu2 di google, banyak juga kelas online. Belajar juga semakin mudah sih.

  13. aku sarjana pertanian, kerja lima tahun jadi wartawan dan editor. sekarang freelancer aja. gapapa gak nyambung, tetap bersyukur masih punya skill yang bisa terus diasah. apalagi sekarang internet udah merajalela dan kita lebih mudah belajar apa pun, kapan dan di mana aja.

  14. Senangnyaa..
    Kini adanya internet cepat dan mudah membuat banyak orang maju dan berkembang sesuai dengan spesialisasinya. Banyak memanfaatkan internet untuk upskilling ini keren banget.

  15. Pingback: Menjadi Nasabah Bijak, Caraku Sambut Masa Depan Semarak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *