transformasi digital perusahaan

“Mom, ajarin aku ngeblog, dong. Ajari juga biar bisnis kateringku ini bisa dipesan online, pakai website atau Instagram gitu, loh,” rengek seorang teman suatu hari. Dia tahu persis saya bisa mendapat pemasukan meskipun saya cuma seorang ibu rumah tangga. Kadang, dia mengajak saya nongkrong saat anak-anak kami sekolah tetapi sering saya tolak, karena saya memilih untuk mengerjakan beberapa project di coworking space.

Barangkali, dia melihat perkembangan saya dan penasaran untuk bisa ikut mendapat penghasilan serupa. Saya pun segera melihat akun bisnis di Instagramnya dan bertanya tentang singkat bisnis yang sedang ia geluti. Esoknya, kami sarapan bersama dan saya mengajarkan beberapa langkah dasar untuknya. Dia mengaku kesulitan jika harus mengerjakan itu semua karena dia agak gaptek

Hm.. jangankan yang gaptek, yang punya skill mumpuni saja tidak bisa mengerjakan bisnis sendirian. Setidaknya, perlu satu atau dua orang untuk delegasi peran. Waktu itu, saya hanya bisa menyarankan dia agar mengerjakan dulu hal-hal yang sederhana. Saya juga memberi pesan agar dia segera mencari talent profesional.

Mendengar saran saya, alisnya mengkerut. Sepertinya dia kesulitan untuk mencari orang yang ahli dalam marketing. Saya sebetulnya bisa-bisa saja, tetapi, saya tidak ada waktu untuk mengurus bisnis orang lain karena saya pun juga mengerjakan project, bisnis saya sendiri, dan mengurus keluarga. Saya tidak menyarankan dia untuk mencari orang via internet karena terlalu luas karena saat itu setahu saya belum ada satu platform yang khusus menyediakan pekerja atau talent yang fokus pada teknologi dan digital. Daripada dia tambah pusing sendiri, saya anjurkan padanya untuk minta rekomendasi teman saja biar cepat. 

Baru saya tahu tahun ini, ada sebuah talent marketplace yang diciptakan khusus untuk merekrut orang-orang yang berkecimpung di bisnis digital, namanya EKRUT. Wah, kalau istilahnya orang Surabaya, Ekrut ini ciamik soro alias keren banget! Kita sebagai pemilik bisnis tidak perlu terlalu lama dan mencari talent yang tidak relevan dengan kebutuhan. EKRUT sangat membantu dalam pengembangan strategi digital perusahaan yang tepat, efektif, dan efisien. Jadi penasaran, kan, dengan cara Ekrut? Tapi, sabar dulu. Sebelum ngomongin Ekrut, saya akan lebih dulu memaparkan cara transformasi digital di perusahaan.

Transformasi digital adalah perubahan mendasar pada cara perusahaan atau bisnis dalam memberikan pelayanan, nilai, dan pengalaman yang berbeda kepada pelanggannya. Sebetulnya, transformasi digital ini sudah banyak digaungkan sejak internet semakin ramai digunakan di Indonesia dan perilaku konsumsi masyarakat mulai shifting. Hanya saja, masih banyak orang yang ingin berlama-lama berada di zona nyaman, tidak mau mencoba dan beralih perlahan ke dunia digital.

Tiba-tiba saja datang makhluk mikro bernama covid-19 atau yang akrab kita dengar sebagai corona yang memaksa semua pemilik bisnis untuk berlari dan sigap menyiapkan strategi agar tetap bertahan pada masa yang sangat menantang.

Saya bersyukur dapat bertahan hingga saat ini karena saya sudah belajar bisnis digital sejak tahun 2014. Saat itu, saya masih berjualan jilbab dengan menjadi reseller. Setahun berikutnya, saya sudah memproduksi produk sendiri dalam skala kecil dan memberdayakan penjahit-penjahit di sekitar rumah kontrakan saya di Jogja. Saat itu, belum ada Ekrut, pengerjaan campaign digital saya kerjakan sendiri. Pencarian karyawan pun saya lakukan dengan Instagram yang jujur saja, penjaringan kandidatnya agak merepotkan hehehe.

Tahun 2017, saya menutup bisnis hijab fashion ini dan beralih ke bisnis jasa penyewaan bouncy castle pada akhir tahun 2019. Sejak awal, iklan saya kerjakan dengan digital marketing. Hasilnya, saya cepat mendapatkan klien dan semakin dikenal dalam waktu 3 bulan. Kendati bisnis penyewaan bouncy ini istirahat selama pandemi, saya masih dapat menjalankan bisnis lainnya yakni sebagai blogger dan freelance writer.

Ketiga bisnis yang sedang dan pernah saya jalankan, semuanya erat dengan dunia digital marketing. Berkaca dari pengalaman kecil saya di atas sebagai self-employed dan bussiness owner, saya punya beberapa saran untuk pebisnis skala kecil maupun besar untuk segera melakukan transformasi digital pada bisnisnya.

Kuasai dan Pelajari Data Bisnis

Satu hal yang paling penting dalam bisnis adalah data. Kita harus bisa membaca data perkembangan bisnis kita, baik itu data laporan keuangan, data pelanggan, penjualan dan banyak lagi. Dari situ kita bisa menentukan strategi baru, serta memilah mana produk atau jasa yang bisa go digital dan mana yang hanya bisa secara offline. Dengan menguasai data bisnis kita sendiri, kita juga bisa memudahkan karyawan untuk membuat digital campaign yang optimal tanpa banyak membakar uang.

Alokasikan Dana untuk Investasi pada Teknologi

Setelah membuat perencanaan dan strategi, segeralah untuk mengalokasikan anggaran khusus untuk memperlancar transformasi digital. Ini tergantung kebutuhan dan karakter bisnis. Investasi teknologi yang saya maksud bisa dengan pengadaan gadget atau peralatan elektronik, mesin, hingga anggaran untuk berlangganan software, aplikasi, maupun jasa digital tertentu. Teknologi yang tepat dan sesuai kebutuhan akan memudahkan kita berakselerasi dan menjangkau lebih banyak pelanggan.

Menyiapkan Sumber Daya Manusia yang Tepat

Teknologi yang baik tidak akan berarti apa-apa tanpa kelihaian manusia yang mengoperasikannya. Beberapa pekerjaan yang sangat berhubungan dengan transformasi digital di perusahaan adalah digital marketer, pekerjaan programmer, data scientist, product manager, UI/UX designer, hingga content writer. Barangkali saat ini kamu memiliki pertanyaan lanjutan, “Di mana saya dapat menemukan talenta dengan kemampuan seperti itu dan sesuai dengan budget perusahaan?”

Fyi, orang-orang dengan skill di atas belum terlalu banyak apabila dibandingkan dengan kebutuhan pasar dan perusahaan saat ini. Wajar jika kadang kamu, sebagai pemilik bisnis, kesulitan mencari orang dengan kemampuan di atas. Bisa jadi sudah menemukan talent yang pas, tetapi lokasinya jauh atau mungkin tidak sesuai dengan budgetmu.

Beruntung, dunia digital erat kaitannya dengan inovasi. Permasalahan pada bisnis digital selalu ditanggapi dengan gesit oleh para pelaku bisnis digital sehingga solusi-solusi terbaru cepat muncul di permukaan. Seperti saat ini, sudah ada sebuah talent marketplace bernama Ekrut.

Ekrut adalah digital talent recruitment atau layanan talent marketplace yang menghubungkan talenta dengan perusahaan yang sedang mencari kandidat pegawai. Uniknya, Ekrut menggunakan konsep di mana talenta mendaftar dan perusahaan yang akan mencari kandidat sesuai kebutuhannya. Hal ini tentu jauh berbeda dengan konsep pencarian kerja yang mainstream, di mana perusahaan mempublikasikan lowongan barulah ada orang yang melamar.

Konsep ini mempermudah dan mempercepat proses perekrutan. Perusahaan tidak perlu menunggu 2-4 minggu karena perusahaan dapat mencari talenta dalam hitungan menit. Terlebih, Ekrut memang fokus pada talent di bidang teknologi informasi dan digital, sehingga, pencarian pekerja akan jauh lebih cepat, relevan, dan efisien bagi perusahaan dan pemilik bisnis.

Kendati mengusung konsep yang berbeda, hal ini tidak menyurutkan peminat di Ekrut baik dari sisi talent maupun perusahaan. Statistik talent, lowongan pekerjaan, wawancara, dan perekrutan meningkat pesat. Sejak platform ini diluncurkan pada tahun 2018, pencari kerja yang tergabung terus melonjak. Awalnya hanya ratusan, kemudian pada tahun 2019 lalu, sudah sekitar seratus ribu orang. Dapat saya tebak saat ini mungkin sudah hampir jutaan, karena pandemi ini membuat banyak orang harus segera melakukan shifting digital

Keren, ya, dalam waktu yang begitu singkat, Ekrut dapat membuat tren, sekaligus menghadirkan solusi bagi para pebisnis dan para pekerja. Hal itu disebabkan Ekrut memiliki berbagai keunggulan, yakni:

Tampilan yang
Nyaman Dilihat

Harus saya akui, tata letak platform ini bikin betah. Tidak terlalu banyak tombol dan pilihan yang tidak penting, tampilannya juga tidak terlalu ramai. Warna dan desainnya pun catchy serta memikat anak muda yang cari kerja Indonesia. Bahasa yang digunakan pada website adalah Bahasa Inggris. Tidak perlu khawatir kebingungan karena semua tombolnya cukup jelas. Kalaupun bingung, ada tombol chat yang dapat digunakan untuk bertanya ke Ekrut. Menurut saya, ini menunjukkan bahwa Ekrut juga menyasar klien dari luar negeri yang mencari talent di Indonesia.

Cara Daftar
yang Mudah

Jika kamu merupakan talent, kamu bisa masuk dengan mengisi data manual atau bisa masuk melalui profil Linkedin. Saran saya, pakai Linkedin saja biar sekalian terhubung. Sementara untuk perusahaan, kamu perlu mengisi profil dengan lengkap karena ini berhubungan dengan verifikasi. Kita sebagai pencari talenta tinggal membuat role requirements. Setelah itu, Ekrut akan menyarankan talenta yang sesuai dengan kebutuhan. 

Jika sudah mendapatkan talenta, kita bisa mencocokkan talent ke peran dan persyaratan yang kita buat. Kita bisa melihat profilnya secara utuh melalui online maupun download PDF untuk seleksi offline. Jika kita tertarik dengan talent, kita dapat segera membuat jadwal interview dengan sekali klik. Kalaupun waktunya nggak cocok, kita bisa me-reschedule interview dengan talent. Seusai interview, kita tinggal memberi penawaran dan informasi lengkap tentang gaji, serta mungkin prosedur naik gaji (hehe, belum apa-apa kok sudah naik gaji :p). 

Verifikasi Perusahaan

Ekrut akan memverifikasi semua perusahaan yang bergabung. Hal ini akan membantu menunjukkan kredibilitas perusahaan, membantu talent percaya untuk bekerja bersama kita, dan memudahkan Ekrut untuk mencari talenta yang sesuai dengan kebutuhan serta budget bisnis kita. Gambar di atas adalah beberapa perusahaan besar yang telah mencari talenta melalui Ekrut. Kalau begini, jadi semakin yakin, kaan… 

Harga yang Bersahabat

Ekrut menyediakan 2 plan untuk para pengusaha. Pertama, Headhunting Plan yang memungkinkan kita untuk santai badai dan menyerahkan Ekrut untuk mengurus segalanya. Kita hanya perlu membayar biaya per perekrutan yang terlaksana. Menurut saya ini cocok untuk kamu yang memiliki bisnis skala kecil dan tidak terlalu butuh mencari banyak karyawan. 

Apabila kamu merupakan pebisnis skala besar dan memiliki beberapa anak perusahaan, saya rasa Platform Plan merupakan yang terbaik. Ekrut memberi penawaran berupa penghapusan fee pay per hire dan memberikan biaya Rp 5.600.000 / bulan dengan 6 bulan keanggotaan gratis. Keberlakuan ini memiliki syarat dan ketentuan yang dapat kamu cek sendiri pada website Ekrut ya.

Mendapat Talent Terbaik Berkat
MCA dan ERS

Dua mesin ini merupakan keunggulan Ekrut. Marketplace Curation Algorithm (MCA) dapat memfilter serta mengkurasi 5-10% talenta kompetitif teratas yang mencari peluang berdasarkan permintaan peran pekerjaan secara realtime. Inilah yang membuat Ekrut dapat membuat kamu mendapatkan talent dalam waktu cepat dan tepat. Kamu tidak akan mendapatkan sembarang talent karena semuanya dikurasi terlebih dahulu oleh Ekrut. Sehingga, hanya yang terbaik yang akan direkomendasikan untuk kamu.

Sementara Ekrut Recommender System (ERS) secara dinamis mencocokkan profesional aktif teratas dengan peran berdasarkan banyak variabel termasuk namun tidak terbatas pada pengalaman, preferensi, keterampilan, dan lain-lain. Ini memungkinakn kita menemukan orang yang memiliki pengalaman lapangan optimal dan tidak terbatas pada ijazahnya saja. “Otak” cerdas Ekrut ini membuat kita bisa mendapatkan talent terbaik yang tidak terpaku pada pendidikan formal, tetapi berdasarkan kemampuan dia untuk meningkatkan dan mengembangkan perusahaan. Kamu dapat menyimak lebih detail pada video berikut ini, ya.

transformasi digital di perusahaan

Terdapat Insight
Salary Expectation

Saya sempat mencoba mendaftar sebagai talent dan ketika saya memasukkan gaji dan posisi tertentu, Ekrut memberitahu bahwa saya menyetel gaji terlalu tinggi dan menampilkan kisaran gaji yang sesuai dengan role yang saya apply. Ini membuat talent dapat mengira-kira seberapa besar dia dapat menyetel gaji dan membuat mereka lebih berpeluang untuk kita temukan. Selain itu, fitur ini juga memudahkan kita untuk menentukan gaji yang win-win solution. Berterimakasihlah pada Algoritma Prediksi Anggaran (BPA) Ekrut yang secara efektif mengukur, memprediksi, dan merekomendasikan kisaran anggaran penempatan kerja berdasarkan kondisi pasar saat ini dan sumber daya manusia untuk memastikan ekspektasi terkelola oleh kedua belah pihak.

Gratis Konsultan

transformasi digital di perusahaan

Pada saat proses hiring, ada kemungkinan kamu menemukan sejumlah hambatan. Pada saat inilah hiring consultant Ekrut akan membantumu untuk menjembatani komunikasi antara kamu sebagai perusahaan dan talent. Konsultan ini merupakan fasilitas eksklusif jika kamu melakukan rekrutmen melalui Ekrut. Dengan begini, harapannya semua hambatan bisa teratasi dengan baik dan perekrut dapat segera bekerja bersama talenta yang dipilih.

Kemudahan dan kenyamanan ini tidak hanya berlaku untuk para pemilik bisnis, tetapi juga untuk talent. Para talent ini tidak dibebani biaya apapun alias gratis. Selain itu, banyak kemudahan saat mendaftar dan kejelasan dalam halaman profil. Yang paling unik, Ekrut memberikan fitur contest bagi beberapa keahlian seperti software engineer, programmer, dan data scientist dengan hadiah yang menggiurkan. Saya rasa ini sangat menarik, karena semakin membuat para talenta terpikat untuk mendaftar dan mencari pekerjaan melalui Ekrut. Fasilitas lain yang diberikan Ekrut untuk menggaet para talenta terbaik di seluruh Indonesia adalah dengan berbagi informasi yang menggigit dan berkualitas kepada para calon talenta melalui YouTube. Ada berbagai topik yang menarik di channel YouTube Ekrut, mulai dari tips wawancara, career insight, Ekrutalks (ini ada pula di Spotify), marketing insight, hingga experts corner. Konten tersebut dapat dikunyah oleh para perekrut maupun talenta. Konten menarik lainnya juga ada di media sosial Ekrut. Ah, daripada saya mengoceh melulu di sini, kamu bisa mengintip sendiri dengan klik tombol di bawah ini, ya:

Gimana, sudah terbayang, kan, apa yang harus kita tempuh terlebih dahulu untuk melakukan transformasi digital di perusahaan? Apabila kamu memiliki cerita dalam mempertahankan bisnis selama pandemi ini, coba berbagi di kolom komentar, yuk. Atau mungkin kamu sudah mencoba berbagai fasilitas menarik dari Ekrut? Boleh juga bagikan insight di sini, ya, siapa tahu bisa menjadi informasi untuk yang lain.

38 tanggapan pada “Ekrut, Langkah Jitu Menuju Transformasi Digital Perusahaan”

  1. Wow pandemi ini emang sesuatu banget, buat yang usaha dan perusahaan yang kujalani bener2 up n down, gulung tikar dll rasanya wow banget.
    Rekomen banget Ekrut ini buat ngehiring , ada konsultannya pula yaa, semoga keberadaan Ekrut ini kembali membuat semangat semua yang mau berbisnis dan kembali menuju normal.

  2. Wowww, ini mah lebih simple dan tepat guna ya, pas banget di masa pandemi ini, jadi lebih mudah ngerekrut.

    Btw, asyik ya kalau punya penghasilan meski cuman ibu rumah tangga, daripada nongkrong ngerumpi, mending rumpi-rumpi ama kerjaan biar dapat duit hihihi

  3. Aku baru tau nih ada aplikasi ini. Sangat membantu banget untuk para pengusaha untuk merekrut atau hiring orang.
    Semoga semakin banyak orang yang mendapat pekerjaan dan perusahaan juga mendapatkan orang yang tepat

  4. Di satu sisi pandemi membuat gerak terbatas, tapi disisi lain pemasaran digital semakin berinovasi, salah satunya dengan hadirnya Ekrut ini. Akan sangat banyak yg punya usaha bakal terbantu dgn menggunakan talent utk pemasaran yg tepat.

  5. Mbaaa, aku baca artikel ini berasa lagi menyimak nasehat dan tips bisnis ala Han Ji Pyeong di drakor STart Up ekeekekek
    Memang sih, dunia bisnis itu “kejam” yhaaa. Dan dibutuhkan mental kuat, strategi jitu, plus belajar terus menerus untuk bisa survive. untunglah ada EKRUT yg ciamik soro ikiii yha
    Semangaaaattt!

  6. wah menarik banget nih ad website ekrut apalagi ditengah pandemi ini banyak orang butuh kerja dan perusahaan juga butuh banget talent/sdm yang memang sesuai kriterianya dan skillnya

  7. Bacanya tuh seakan mewakili banyak wanita khususnya ibu ibu diluar sana yang haus akan ilmu pengetahuan ya khususnya dalam dunia digital. Seneng jika semakin banyak wanita yang peduli akan kemajuan dirinya dan mau belajar untuk lebih dari yang dimiliki saat ini

  8. Namanya lucu yaa, Ekrut. Tapi justru jadi ear catching.
    Sekarang ini makin banyak platform yang mempertemukan klien dengan talent, atau perusahaan dengan pekerja. Dunia digital benar-benar mempermudah hidup kita. Nggak harus umpel-umpelan di job fair, atau harus nyari kerjaan kesana-kemari. Cukup dari rumah, duduk depan gawai dan bisa apply di Ekrut ini deh!

  9. aku baru tau bahkan baru denger nih soal aplikasi ekrut ini, jadinya lebih praktis dan tepat sasaran yaa, mau aku infoin juga ke temen2ku ah siapa tau butuh hihihi

  10. Awam banget nih dengan metode rekruitmen seperti ini. Keren ya, melalui cara digital ternyata bisa juga perusahaan merekrut karyawan yang dibutuhkan.
    Jadi pengin nyoba daftar sebagai talent nih, susah nggak caranya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *