Nabilla DP

a stay-creative-at-home-mom. a blogger. a mom. a traveler.

Trik Memilih Dress Elegan untuk Ibu Menyusui 

Pada masa awal menyusui anak pertama, saya tidak terlalu peduli dengan pakaian yang saya kenakan. Sehari-hari, saya hanya memakai daster (bahasa kerennya casual maxi dress with sleeves) dan untuk keluar rumah saya cukup memakai gamis atau dress lama yang tidak terlalu menarik, asal ada bukaan kancing depan, saya akan dengan mudah melenggang pergi ke luar rumah. Hal ini sangat bertentangan dengan selera berpakaian sebelum memiliki anak. Dulu, saya cukup selektif memilih blouse, celana atau rok, serta dress. Sekarang, saya agak malu melihat fotoku beberapa tahun yang lalu. Hehe. Saat itu yang saya pedulikan hanyalah pakaian yang nyaman untuk menyusui, itu saja.

Selengkapnya »Trik Memilih Dress Elegan untuk Ibu Menyusui 
jajanan-di-pasar-atom-surabaya

Nyicipin Aneka Kuliner Suroboyoan di Pasar Atom Surabaya

Saya mengamati anting-antingnya Mahira, anak pertama saya, sudah kekecilan. Maklum, usia perhiasan di telinga itu sudah 3.5 tahun, dia memakainya sejak bayi procot. Dia meminta untuk ganti anting. “Yang warnanya pink ya, Bunda!” Begitu pintanya.

Saya agak bingung karena nggak pernah beli emas-masan. Ya pernah sih, tapi sudah lamaa tahun 2014 dulu jelang menikah. Saya memang nggak begitu tertarik dengan perhiasan. Pertama, karena sayang duitnya. Kedua, saya belum menyukai gaya hidup glamour nan bling-bling dan show off perhiasan. Satu-satunya perhiasan saya adalah cincin kawin dan itu juga saya simpan. Risih makainya.. haha. Pernah diberi jam tangan seharga 2 jutaan, saya juga grogi pakainya. Saya pakai jam tangan hasil hadiah menang lomba blog ajah 🙂

Intinya.. saya bingung beli perhiasan dimana. Ibuk saya, yang sangat menyukai perhiasan, mengatakan satu lokasi terbaik untuk membeli mas-masan di Surabaya: PASAR ATOM.

Selengkapnya »Nyicipin Aneka Kuliner Suroboyoan di Pasar Atom Surabaya
pengalaman-naik-qatar-airways

Pengalaman Terbang Perdana dengan Qatar Airways 

Perjalanan ke Turki ini merupakan perjalanan yang menempuh waktu terbang terlama kedua, setelah sebelumnya aku pernah terbang menggunakan KLM ke Jerman (thanks to FH UB atas kesempatannya!). 

Dan kali ini, saya mendapat kesempatan terbang naik Qatar Airways bersama Cheria Travel. Masya Allah.. sungguh bersyukur. Apalagi Qatar merupakan maskapai terbaik di dunia versi Skytrax!

Selengkapnya »Pengalaman Terbang Perdana dengan Qatar Airways 

Mengintip Pembuatan Karpet Turki Asli dan Handmade di Cappadocia

karpet turki asli, karpet turki cappadocia, handmade turkish rugs, harga karpet turki asli, proses pembuatan karpet turki, tur karpet turki, factory tour turkish rugs, turkish rugs cappadocia, carpet turkey handmade cappadocia
(Deretan benang wool yang cantik.)

Saya sempat cerita di sini bahwa Cappadocia sempat mengecewakan saya karena saya batal punya foto dengan latar belakang balon udara.

Beberapa jam sebelum bis melaju ke Ankara, kami diminta untuk mampir ke “carpet factory”. Ah, belanja lagi nih, batinku. Tetapi, saya tidak menyesal sama sekali mengikuti tur ini. Saya sampai ada niatan untuk kembali ke Cappadocia karena melihat rumah karpet ini. Dengan catatan kalo ada duit yaa.. haha AAMIIIN.

Di Cappadocia ada banyak pasar karpet yang lebih tourisity, yang sering digunakan para influencer berfoto ria. Kami tidak ke sana, tentu saja. Kami dibawa ke tempat yang lebih komersil namun artistik. Nama tempatnya Santez Avanos Hali yang berjarak 1 menit saja dari Hotel suhan Cappadocia. Iya, sebelahan. Tetapi kami ke sana naik bis karena saljunya tebel banget, mustahil untuk dilewati sama boots H&M harga 150rebu ini hahaha. Oh ya, di Google, kamu bisa ngetik “Synthesis Carpet” untuk melihat ulasan dan lokasi rumah ini.

Selengkapnya »Mengintip Pembuatan Karpet Turki Asli dan Handmade di Cappadocia